Senyummu … Sajak Pagi

1
sajak pendek sajak pagi

Senyummu – Berikut ini adalah kumpulan sajak-sajak pendek terbaru tentang pagi dari PesulapKata.com | Sajak Pagi 

Senyummu… Sajak Pagi

Sajak tertuang, menemani pagi menyingsing, sang “ide” tidak datang, tidak!!! Dia datang hanya telat, menunggu sang inspirasi dan sang penentu “ — Tukang RT

Seperti hujan yang tabah merelakan awan. Ku ikhlaskan kau pagi ini tersenyum untuknya.“ — Eko J

Pagi dan senyummu. Seakan satu paket yang tak bis dipisahkan. Kita akan terus bersama walau ragamu tak bisa dipandang mata“ — Zein Ahmad

“Selalu ada pagi yang bercahaya, seluas namamu yang ku eja di belakang malam. Bermuara ke dasar hati” — Ar

“Lembut sapa gerimis menggigilkan kenangan manis, hingga aku terlena dalam sebuah pagi yang ritmis” — Ario

Pada pagi yang gerimis, selalu ada yg aku rindukan menghampiri ingatan, sepasang lengan yang menawarkan hangatnya pelukan” — Ario

Pagi yang bernyanyi. Bagai simfoni sajak hati. Tentang kopi dan kenangan. Tentang hati dan kerinduan. Tentang cinta dan ketulusan.. Oh, aku hanya terdiam menikmati, merangkai lamunan” — Sirri Saqti

Dan pagi ini aku berharap bagaikan angin yang selalu menyejukkan hatimu, bagaikan mentari yang menghangatkan pagimu, dan bagaikan bintang yang berkilauan di langit malam” — Eko Wicaksono

“Jika aku sibuk mengagumi senja,dan kau sibuk menjadi pagi, tetapi aku mencintaimu soal hati. Biarkan indahnya senja menyempurnakanku, biarkan pagi menjadi penyemangat hidupmu. Tetapi soal kau, akan tetap sehidup sewaktu” — Zaidansyawie

“Dan pagiku yang muram disapa mentari, sepeninggal malam yang telah berlalu pergi” — Deyde Pk

Demikian artikel kumpulan sajak pendek pagi terbaru dari Pesulapkata.com tentang pagi. Jika kalian menyukai artikel ini, silahkan banyu share, ya.

1 COMMENT

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here