Berikut ini adalah kumpulan sajak-sajak pendek terbaru tentang cinta. Sajak sajak cinta ini cocok buat kamu yang mengungkapkan perasaan tanpa terlihat alay. | Sajak Kasar by Pesulap Kata

Rasaku… Sajak Cinta

“Mengecapnya penuh rasa. Menyesapnya aroma duka.Mengulumnya bertamba lara.
Menelannya menyisakan luka-luka.Kamu dan saya.Melepas tak bisa.Bertahan untuk tangisan saja”
– Anha

“Cintaku kepadamu belum pernah ada contohnya. Cinta Romeo Kepada Juliet, si Qais Kepada Laila belum apa-apa. Temu-pisah kita lebih bermakna dibandingkan temu-pisah Yusuf dan Zulaikha. Rindu-dendam kita melebihi rindu-dendam Adam dan Hawa”
– Istikhori

“Pada akhirnya kita yang berjalan seiringan akan bertemu dengan persimpangan, kita harus memilih mengarah kemana juga dengan siapa kita berjalan”
– Semata Wayang

biarkan cinta mendewasa, makin fasih mengeja ‘bagaimanapun’ dan ‘meskipun’ bersama”
Ros Aruma

“Di luar, gerimis rintik-rintik. Di sana, di hujan yang jauh, Tuhan yang baik membuatmu kian cantik”
– Usai Senja

“Ketika ketulusan cinta hadir dgn sendirinya, Ketika senyum dan tawa menjadi obat luka. Aku bersyukur karena Tuhan mempertemukan kita.”
– Bukan Siapa-siapa

“Pada sajak yang kesekian. Kamu masih menjadi pemeran utama dari isi sajak-sajak ku”
– Nurul Faridah

“Aku berjalan di atas jalan kemarau
mereka pikir aku gila. Ne, lihatlah tubuhku yang bersembunyi. Hujan berjuntai dari hatiku”
– Jaka

“Seandainya harus kutumpahkan, sebagaimana air dalam gelas, ia akan mencari cara menetes ke hatimu”
– Fajar Arcana

“Nanti, bila hujan turun lagi. jadikan aku sesuatu yg mampu menghangatkanmu, lebih dr nyala api tanpa menjadikanmu abu”
– Whendry

Demikian artikel tentang sajak-sajak kasar yang di rangkum oleh PesulapKata.com. Jika kalian suka dengan artikel ini, silahkan jangan sungkam-sumkan untuk bantu share, ya. Jangan lupa link sumbernya di ikut sertakan

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here